Gempa Magnitudo 7,0 Laut Aegean, 22 Orang Tewas di Turki dan Yunani
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 07:58 WIB
Badan bencana Turki mengatakan setidaknya 786 orang terluka. Lusinan orang diselamatkan oleh tim penyelamat menggunakan penggali dan helikopter untuk mencari korban.
Sebanyak 196 gempa susulan telah tercatat, 23 di antaranya bermagnitudo lebih dari 4,0. Menteri Lingkungan dan Urbanisasi Turki, Murat Kurum, mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di 17 bangunan, empat di antaranya runtuh. (Baca juga: Korban Tewas Gempa Turki dan Yunani Jadi 14 Orang )
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa di antara korban luka di Turki, lima orang sedang dioperasi dan delapan dalam perawatan intensif.
Rekaman video televisi menunjukkan air membanjiri jalan-jalan di Cesme dan Seferihisar di beberapa bagian provinsi Izmir Turki yang lebih luas, serta di pulau Samos, Yunani, yang oleh para pejabat digambarkan sebagai "tsunami mini".
Idil Gungor, yang bekerja sebagai jurnalis dan mengelola wisma di kota Siğacik Turki di provinsi Izmir, mengatakan bahwa daerah itu lebih rusak oleh kekuatan air daripada gempa itu sendiri.
Wismanya, di sebuah bangunan berusia 100 tahun, telah terendam dan ikan-ikan berenang di dalamnya. Toko-toko di kota juga terkena banjir dan barang-barangnya rusak.
Sebanyak 196 gempa susulan telah tercatat, 23 di antaranya bermagnitudo lebih dari 4,0. Menteri Lingkungan dan Urbanisasi Turki, Murat Kurum, mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di 17 bangunan, empat di antaranya runtuh. (Baca juga: Korban Tewas Gempa Turki dan Yunani Jadi 14 Orang )
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa di antara korban luka di Turki, lima orang sedang dioperasi dan delapan dalam perawatan intensif.
Rekaman video televisi menunjukkan air membanjiri jalan-jalan di Cesme dan Seferihisar di beberapa bagian provinsi Izmir Turki yang lebih luas, serta di pulau Samos, Yunani, yang oleh para pejabat digambarkan sebagai "tsunami mini".
Idil Gungor, yang bekerja sebagai jurnalis dan mengelola wisma di kota Siğacik Turki di provinsi Izmir, mengatakan bahwa daerah itu lebih rusak oleh kekuatan air daripada gempa itu sendiri.
Wismanya, di sebuah bangunan berusia 100 tahun, telah terendam dan ikan-ikan berenang di dalamnya. Toko-toko di kota juga terkena banjir dan barang-barangnya rusak.
Lihat Juga :