Respons Sekjen Liga Dunia Muslim soal Kartun Nabi Muhammad di Prancis
Selasa, 27 Oktober 2020 - 07:22 WIB
Al-Issa mengutuk dengan sangat keras kartun tersebut dan mengatakan bahwa itu menyinggung Muslim. Namun, dia menekankan bahwa sosok Nabi Muhammad terlalu besar untuk diremehkan oleh kartun belaka. (Baca juga: Umat Kristen Arab Ramai-ramai Kecam Penghinaan Prancis terhadap Islam )
Dia mendorong umat Islam untuk menghindari reaksi negatif yang berlebihan, dan bertindak hanya berdasarkan ajaran agama Islam.
“Surat kabar yang tidak penting dengan hampir tidak ada penjualan atau langganan, ilustrator yang tidak penting dan tidak dikenal memperoleh ketenaran internasional dengan mudah dan gratis. Ini karena reaksi negatif yang membuat mereka jadi terkenal," ujarnya.
"Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa memutuskan bahwa menghina Nabi Muhammad kita, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tidak termasuk dalam ruang lingkup kebebasan berekspresi."
Singkatnya, kata dia, prinsip kebebasan tidak bisa menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian.
Dia mendorong umat Islam untuk menghindari reaksi negatif yang berlebihan, dan bertindak hanya berdasarkan ajaran agama Islam.
“Surat kabar yang tidak penting dengan hampir tidak ada penjualan atau langganan, ilustrator yang tidak penting dan tidak dikenal memperoleh ketenaran internasional dengan mudah dan gratis. Ini karena reaksi negatif yang membuat mereka jadi terkenal," ujarnya.
"Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa memutuskan bahwa menghina Nabi Muhammad kita, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tidak termasuk dalam ruang lingkup kebebasan berekspresi."
Singkatnya, kata dia, prinsip kebebasan tidak bisa menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian.
(min)
Lihat Juga :