Erdogan: Muslim di Eropa Jadi Target seperti Yahudi sebelum PD II

Selasa, 27 Oktober 2020 - 06:17 WIB
"Umat Muslim sekarang menjadi sasaran kampanye lynch yang serupa dengan yang dilakukan terhadap orang Yahudi di Eropa sebelum Perang Dunia II," kata Erdogan, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (27/10/2020).

"Politisi Eropa sekarang harus mengatakan 'hentikan' kampanye kebencian yang dipimpin oleh Macron," lanjut Erdogan sebelum mengalihkan perhatiannya ke Kanselir Jerman Angela Merkel, dengan mempertanyakan bagaimana bisa ada kebebasan beragama di Jerman setelah polisi menggerebek sebuah masjid di Berlin.

Sembari menumpuk sebagian besar kesalahan pada Macron, Presiden Turki tersebut membidik para pemimpin Barat lainnya."Serangan telah menjadi kebijakan di tingkat kepala negara, saya berseru dari sini, Anda fasis, Anda adalah penghubung rantai Nazisme." (Baca juga: Umat Kristen Arab Ramai-ramai Kecam Penghinaan Prancis terhadap Islam )

Erdogan juga mengulangi pernyataan sebelumnya tentang kesehatan mental Macron, dengan menegaskan bahwa Presiden Prancis itu membutuhkan "kontrol mental". Dia juga menyerukan pemboikotan barang-barang Prancis.

Erdogan bukan satu-satunya pemimpin Muslim yang berselisih dengan Macron karena pendiriannya tentang Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!