AS Masih Selidiki Penyebab Penyakit Misterius Sindrom Havana

Kamis, 22 Oktober 2020 - 03:03 WIB
Lusinan staf di Kuba pada 2017 melaporkan gejala yang meliputi gangguan pendengaran, telinga berdenging, vertigo, sakit kepala, dan kelelahan. (Baca Juga: Sikap Netral Iran di Karabakh Atas Dianggap Untungkan Armenia)

Pola itu konsisten dengan cedera otak traumatis ringan dan awalnya digambarkan sebagai akibat dari "sonik" atau semacam serangan kesehatan. (Lihat Infografis: Jepang Komitmen Mendukung Pembangunan Infrastruktur Indonesia)

Departemen Luar Negeri mengatakan pada Juni 2018 bahwa mereka telah membawa pulang diplomat dari Guangzhou, China, karena khawatir mereka menderita gejala serupa. (Lihat Video: Berdesakan, Pencairan Bantuan Bagi UMKM di Tasikmalaya Ricuh)

Insiden tersebut mendorong pemerintahan Presiden AS Donald Trump menuduh para diplomat diserang oleh semacam senjata rahasia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!