Didesak Tarik Pasukan dari Suriah, Turki Sebut UE Arogan

Rabu, 14 Oktober 2020 - 01:26 WIB
Sejak 2016, Turki telah melancarkan tiga operasi militer di Suriah utara untuk mengusir pasukan milisi Kurdi Suriah yang dianggap sebagai "teroris" oleh Ankara.(Baca juga: Jerman pada Turki: Hentikan Tindakan Provokasi di Mediterania Timur )

Turki mengatakan mereka terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang dan telah melancarkan pemberontakan berdarah terhadap negara itu sejak 1984.

Cavusoglu mengatakan penarikan Turki dari Suriah utara akan berarti mendukung PKK yang terdaftar sebagai kelompok teror oleh Ankara dan sekutu Baratnya.

“Apakah Anda meminta Turki untuk mundur dari Idlib? Tidak, karena dalam kasus ini pengungsi akan berbondong-bondong ke Eropa,” ujarnya.

Ankara juga telah mengerahkan pasukan di beberapa pos militer yang didirikannya di barat laut Idlib sebagai bagian dari kesepakatan 2018 dengan sekutu rezim Suriah, Rusia.(Baca juga: Turki Kirim Lagi Kapal Riset ke Mediterania Timur untuk Eksplorasi )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!