PBB Umumkan Dimulainya Kembali Pembicaraan Intra-Libya

Minggu, 11 Oktober 2020 - 17:48 WIB
"UNSMIL mewajibkan peserta LPDF untuk menarik diri dari posisi politik dan kedaulatan dalam pengaturan eksekutif baru, dan untuk bersidang dengan itikad baik, dengan semangat kerja sama dan solidaritas untuk kepentingan bangsa mereka, dan untuk menahan diri dari penggunaan ujaran kebencian dan hasutan untuk melakukan kekerasan," ungkapnya.

Mereka juga mendesak penghentian total semua manuver militer dan bala bantuan untuk memungkinkan kesepakatan tentang gencatan senjata yang langgeng, termasuk zona demiliterisasi di Libya tengah, serta untuk menciptakan ruang untuk diskusi politik yang konstruktif. ( Baca juga: Terhambat Lockdown, 9 Pekerja Migran WNI Dipulangkan dari Libya )

"PBB menyerukan kepada semua warga Libya untuk mengambil keuntungan penuh dari jendela kesempatan ini untuk memulihkan perdamaian abadi, keamanan, kemakmuran, hak asasi manusia dan akuntabilitas bagi rakyat Libya yang telah mengalami bertahun-tahun konflik berkepanjangan dan fragmentasi politik," katanya.

Menurut pernyataan itu, LPDF akan diadakan dengan formula gabungan melalui serangkaian sesi virtual serta pertemuan tatap muka, sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!