Studi Ungkap Covid-19 Bisa Bertahan 30 Menit di Dalam Lift
Minggu, 11 Oktober 2020 - 06:45 WIB
Para peneliti dapat mensimulasikan serangkaian batuk menggunakan nosel semprot yang dirancang khusus yang mereka semprotkan dalam jumlah tetesan yang terkendali. Untuk mendeteksi Aerosol di lift, peneliti menggunakan laser untuk menerangi partikel Aerosol dan menghitungnya.
Dalam studi tersebut, peneliti merekomendasikan pintu lift dibiarkan terbuka untuk jangka waktu yang lebih lama jika memungkinkan dan bagi orang-orang untuk menghindari berbicara, dan batuk di lift atau memakai masker wajah yang tepat untuk menghindari penularan.
“Ternyata, ventilasi di dalam semua lift yang diteliti dalam posisi diam otomatis mati, setelah satu atau dua menit. Ini tentu saja dapat dengan mudah diperpanjang dengan memprogram ulang perangkat lunak kontrol tindakan,” kata Cees van Rijn, rekan peneliti studi tersebut.
“Di kebanyakan lift rumah sakit, ventilator ada di langit-langit dan mengalirkan udara dari kabin ke poros lift. Tindakan yang mungkin dilakukan adalah membalik arah aliran ventilator, menciptakan aliran udara segar ke bawah dari langit-langit menuju lantai kabin lift,” tambah van Rijn.
(Baca: DKI Catat Penambahan 1.253 Kasus Corona, 952 Orang Positif )
Dalam studi tersebut, peneliti merekomendasikan pintu lift dibiarkan terbuka untuk jangka waktu yang lebih lama jika memungkinkan dan bagi orang-orang untuk menghindari berbicara, dan batuk di lift atau memakai masker wajah yang tepat untuk menghindari penularan.
“Ternyata, ventilasi di dalam semua lift yang diteliti dalam posisi diam otomatis mati, setelah satu atau dua menit. Ini tentu saja dapat dengan mudah diperpanjang dengan memprogram ulang perangkat lunak kontrol tindakan,” kata Cees van Rijn, rekan peneliti studi tersebut.
“Di kebanyakan lift rumah sakit, ventilator ada di langit-langit dan mengalirkan udara dari kabin ke poros lift. Tindakan yang mungkin dilakukan adalah membalik arah aliran ventilator, menciptakan aliran udara segar ke bawah dari langit-langit menuju lantai kabin lift,” tambah van Rijn.
(Baca: DKI Catat Penambahan 1.253 Kasus Corona, 952 Orang Positif )
Lihat Juga :