Armenia Tuduh Azerbaijan Gempur Katedral Bersejarah di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:16 WIB
Katedral Juruselamat Suci di Nagorno-Karabakh jadi korban konflik antara Armenia dan Azerbaijan. Foto/CNS Photo/David Ghahramanyan, NKR InfoCenter/PAN handout via REUTERS
YEREVAN - Armenia menuduh Azerbaijan telah menyerang katedral bersejarah di Nagorno-Karabakh dalam konflik yang sudah berlangsung lebih dari sepekan. Namun, pihak Baku menolak tuduhan tersebut dengan mengatakan militernya tidak menargetkan situs-situs keagamaan.

Interior bangunan Holy Savior Cathedral (Katedral Juruselamat Suci) atau dikenal sebagai Katedral Ghazanchetsots hancur oleh serangan munisi berongga.



Laporan media lokal menyatakan bahwa anak-anak dan orang dewasa berlindung di katedral tersebut, tetapi mereka tidak ada terbunuh atau pun terluka. (Baca: Jet F-16 Turki Ditempatkan di Azerbaijan untuk Gentarkan Armenia )

Beberapa jam kemudian, kata pihak berwenang Armenia, katedral itu digempur lagi. Serangan kedua melukai dua jurnalis Rusia, salah satunya terluka parah.

"(Serangan) ini adalah kejahatan yang mengerikan dan tantangan bagi umat manusia yang beradab," kata Kementerian Luar Negeri Armenia. Menurut kementerian tersebut, menargetkan situs-situs keagamaan sama dengan kejahatan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!