Waswas Agresi China, AS Ancam Daratkan Kapal-kapal Amfibi ke Taiwan
Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:21 WIB
"Ini bukan tugas yang mudah, dan ada juga banyak ambiguitas tentang apa yang akan dilakukan Amerika Serikat sebagai respons atas serangan China terhadap Taiwan," lanjut O'Brien, ketika ditanya apa pilihan AS jika China bergerak untuk mencoba menginvasi Taiwan. (Baca: Taiwan Habiskan Rp13 Triliun untuk Usir Jet Tempur China Tahun Ini )
O'Brien mengacu pada kebijakan lama AS tentang "strategi ambigu" ketika menjawab pertanyaan apakah Amerika akan campur tangan untuk melindungi Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsinya dan telah berjanji untuk menyatukannya kembali dengan China daratan, bahkan dengan kekerasan militer jika perlu.
Amerika Serikat diwajibkan oleh undang-undang untuk memberi Taiwan sarana untuk membela diri, tetapi belum dijelaskan apakah akan campur tangan secara militer jika terjadi serangan China, sesuatu yang kemungkinan besar akan mengarah pada konflik yang lebih luas dengan Beijing.
Komentar O'Brien datang pada saat China secara signifikan meningkatkan aktivitas militer di dekat Taiwan dan ketika hubungan AS-China telah jatuh ke titik terendah dalam beberapa dekade.
O'Brien mengulangi seruan AS agar Taiwan membelanjakan lebih banyak uangnya untuk pertahanannya sendiri dan untuk melakukan reformasi militer untuk menjelaskan kepada China tentang risikonya jika mencoba menyerang. (Baca juga: Indonesia Lontarkan Peringatan Keras kepada China soal Laut China Selatan )
O'Brien mengacu pada kebijakan lama AS tentang "strategi ambigu" ketika menjawab pertanyaan apakah Amerika akan campur tangan untuk melindungi Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsinya dan telah berjanji untuk menyatukannya kembali dengan China daratan, bahkan dengan kekerasan militer jika perlu.
Amerika Serikat diwajibkan oleh undang-undang untuk memberi Taiwan sarana untuk membela diri, tetapi belum dijelaskan apakah akan campur tangan secara militer jika terjadi serangan China, sesuatu yang kemungkinan besar akan mengarah pada konflik yang lebih luas dengan Beijing.
Komentar O'Brien datang pada saat China secara signifikan meningkatkan aktivitas militer di dekat Taiwan dan ketika hubungan AS-China telah jatuh ke titik terendah dalam beberapa dekade.
O'Brien mengulangi seruan AS agar Taiwan membelanjakan lebih banyak uangnya untuk pertahanannya sendiri dan untuk melakukan reformasi militer untuk menjelaskan kepada China tentang risikonya jika mencoba menyerang. (Baca juga: Indonesia Lontarkan Peringatan Keras kepada China soal Laut China Selatan )
Lihat Juga :