Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB
Menurut para pakar militer, kepraktisan inilah yang membuat misil tersebut lebih mudah untuk menghindari pesawat tempur AS dan Israel yang berupaya menghancurkan situs peluncuran rudal Iran.

Meskipun AS dan sekutunya telah menembak jatuh sebagian besar Kheibar Shekan selama perang, salah satu pejabat AS mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa beberapa di antaranya berhasil lolos. Menurut para pejabat tersebut, Iran telah menggunakan jalur penerbangan, manuver, dan kecepatan yang berbeda untuk membingungkan pertahanan AS.

Kheibar Shekan juga lebih sulit dihancurkan daripada rudal lain, karena memiliki kemampuan manuver yang lebih tinggi. Beberapa varian memiliki mesin kecil di bagian depan yang membawa hulu ledak eksplosif dan terlepas selama fase akhir penerbangan. Menurut laporan The Wall Street Journal, hal itu membuatnya mampu menyesuaikan arah saat mendekati targetnya dengan kecepatan sekitar 10.000 kilometer per jam.

Iran menggabungkan peluncuran rudal Kheibar Shekan dengan peluncuran drone serang berkecepatan tinggi dan rudal yang kurang canggih, menargetkan, antara lain, radar yang mendukung pertahanan udara di seluruh wilayah dan area perumahan untuk pasukan AS di pangkalan-pangkalan di seluruh Timur Tengah, imbuh para pejabat AS.

“Saya pikir ini menunjukkan bahwa Iran memperhatikan, dan mereka belajar, dan mereka mencari cara untuk menyerang kita,” kata Jenderal Angkatan Darat Joseph Votel, yang pernah memimpin Komando Pusat AS, seperti dikutip dari The Wall Street Journal, Senin (27/7/2026).

“Ini adalah militer yang memiliki kemampuan drone yang berkembang dengan baik; mereka memiliki program rudal, program roket untuk jangka waktu yang lama. Mereka memiliki banyak keahlian di bidang ini,” imbuh dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!