Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya

Senin, 27 Juli 2026 - 02:20 WIB
Rodríguez bahkan telah menulis surat kepada Raja Charles III, meminta agar emas tersebut dilepaskan untuk digunakan dalam upaya rekonstruksi, meskipun sebagai raja konstitusional ia tidak terlibat dalam perselisihan politik.

3. Inggris Belum Mengakui Pemerintahan Venezuela

Apakah pemerintah Inggris sendiri akan mendengarkan, masih belum jelas. Beberapa hari setelah penggulingan Maduro, Menteri Luar Negeri Inggris saat itu, Yvette Cooper, mengatakan bahwa Inggris masih tidak mengakui pemerintah Venezuela.

Ketika ditanya oleh seorang anggota parlemen Inggris secara khusus tentang pelepasan emas tersebut, Cooper mengatakan, “Bank of England harus membuat keputusan secara independen, tetapi prinsip kami berfokus pada menjaga dan mempromosikan stabilitas dan transisi menuju demokrasi.”

Namun, Cooper telah digantikan sebagai menteri luar negeri setelah Inggris menunjuk perdana menteri baru, Andy Burnham, minggu ini, dan masih terlalu dini untuk mengetahui posisi apa yang akan diambil penggantinya – Ed Miliband – mengenai masalah ini.

Venezuela telah memperbaiki hubungannya dengan Dana Moneter Internasional. Langkah itu memungkinkan Venezuela bulan ini untuk mendapatkan USD346 juta dari sumber daya cadangannya sendiri untuk mendanai upaya rekonstruksi.

Apakah ia dapat meraih kesuksesan serupa dengan Bank of England masih harus dilihat. Pada saat publikasi, baik Bank of England maupun Bank Sentral Venezuela belum menanggapi pertanyaan CNN tentang keadaan sengketa emas tersebut.

Setidaknya untuk saat ini, tampaknya, semua yang berkilau… tetap terkunci di luar negeri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!