Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB
Setelah hampir satu dekade menjadi buronan, dia akhirnya ditangkap aparat Pakistan di Abbottabad pada Januari 2011. Penangkapannya dilakukan melalui koordinasi aparat Pakistan, Amerika Serikat, dan Interpol sebelum akhirnya diekstradisi ke Indonesia untuk menjalani proses hukum.

2. Dulmatin

Dulmatin dikenal sebagai ahli perakit bom Jemaah Islamiyah dan termasuk dalam daftar buronan internasional selama bertahun-tahun.

Dia sempat bersembunyi di Filipina Selatan sebelum kembali ke Indonesia. Meskipun akhirnya tewas dalam operasi Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polisi Republik Indonesia di Jakarta pada 2010, sebelumnya namanya telah masuk dalam jaringan pencarian internasional dan menjadi salah satu target kerja sama Interpol bersama sejumlah negara di Asia Tenggara.

3. Zulkifli Abdhir alias Marwan

Marwan merupakan warga negara Indonesia yang menjadi salah satu pimpinan kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Namanya masuk dalam daftar pencarian aparat Filipina dan menjadi perhatian kerja sama keamanan regional. Dia tewas dalam operasi militer Filipina pada 2016 setelah bertahun-tahun menjadi buronan lintas negara. Informasi mengenai keberadaannya juga dipertukarkan melalui mekanisme kerja sama Interpol dan ASEANAPOL.

4. Hambali (Riduan Isamuddin)

Hambali merupakan tokoh utama Jemaah Islamiyah sekaligus salah satu orang paling dicari setelah serangan Bom Bali 2002.

Dia ditangkap di Thailand pada Agustus 2003 dalam operasi gabungan aparat Thailand dan Amerika Serikat. Sebelum penangkapannya, Hambali menjadi target pencarian internasional melalui berbagai mekanisme kerja sama, termasuk koordinasi Interpol. Setelah ditangkap, dia dipindahkan ke tahanan Amerika Serikat di Guantanamo Bay.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!