Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Selasa, 07 Juli 2026 - 07:00 WIB
"Saya rasa mereka tidak seharusnya diberi F-35 atau mesin untuk jet tempur mereka, karena itu akan mengganggu keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, yang pada akhirnya dijamin oleh superioritas udara Israel dan juga, saya pikir, oleh sikap Amerika di Timur Tengah," kata Netanyahu kepada acara "Fox & Friends" Fox News, yang dikutip Reuters, Selasa (7/7/2026).
Dia menunjuk pada beberapa serangan verbal baru-baru ini oleh pejabat Turki terhadap Israel, termasuk oleh Menteri Luar Negeri Hakan Fidan, yang selama wawancara dengan CNN Turk pekan lalu menyebut Israel sebagai "masalah dunia" dan mengatakan "orang-orang ini telah menjadi beban yang tidak dapat lagi ditanggung oleh umat manusia."
Seperti yang dijelaskan Netanyahu kepada Fox News, Fidan mengatakan bahwa "negara Yahudi tidak memiliki tempat di antara umat manusia—pada dasarnya negara itu harus dimusnahkan".
Bulan lalu, Trump berjanji untuk membuat Erdogan "sangat senang" ketika ditanya tentang upaya Turki untuk mendapatkan mesin jet F110 dan mendapatkan kembali akses ke program F-35.
Para analis mengatakan Turki ingin mendapatkan mesin baru tersebut untuk digunakan dalam proyek pesawat tempur siluman andalannya, KAAN, karena Ankara berupaya bergabung dengan klub eksklusif negara-negara yang memproduksi pesawat tempur generasi kelima, terutama Amerika Serikat, China, dan Rusia.
Dia menunjuk pada beberapa serangan verbal baru-baru ini oleh pejabat Turki terhadap Israel, termasuk oleh Menteri Luar Negeri Hakan Fidan, yang selama wawancara dengan CNN Turk pekan lalu menyebut Israel sebagai "masalah dunia" dan mengatakan "orang-orang ini telah menjadi beban yang tidak dapat lagi ditanggung oleh umat manusia."
Seperti yang dijelaskan Netanyahu kepada Fox News, Fidan mengatakan bahwa "negara Yahudi tidak memiliki tempat di antara umat manusia—pada dasarnya negara itu harus dimusnahkan".
Bulan lalu, Trump berjanji untuk membuat Erdogan "sangat senang" ketika ditanya tentang upaya Turki untuk mendapatkan mesin jet F110 dan mendapatkan kembali akses ke program F-35.
Para analis mengatakan Turki ingin mendapatkan mesin baru tersebut untuk digunakan dalam proyek pesawat tempur siluman andalannya, KAAN, karena Ankara berupaya bergabung dengan klub eksklusif negara-negara yang memproduksi pesawat tempur generasi kelima, terutama Amerika Serikat, China, dan Rusia.
Lihat Juga :