Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:37 WIB
Caracas telah mengumumkan keadaan darurat nasional, mengerahkan angkatan bersenjata, unit pertahanan sipil, dan layanan darurat.

Beberapa negara, termasuk Brasil, Kanada, Kolombia, Kuba, India, Meksiko, El Salvador, Turki, dan Amerika Serikat, telah mengumumkan pengiriman tim untuk mendukung upaya tersebut.

Washington juga mengatakan akan mencabut beberapa sanksi sepihak yang telah dikenakannya terhadap Venezuela untuk memfasilitasi upaya kemanusiaan.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada penjabat presiden Venezuela, Delcy Rodríguez.

Putin mengatakan Moskow berdiri dalam solidaritas dengan "rakyat Venezuela yang bersahabat." Kremlin mengatakan Rusia siap memberikan bantuan jika diminta.

China juga menyampaikan belasungkawa dan mengatakan siap membantu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun menyatakan keyakinan bahwa rakyat Venezuela akan mengatasi bencana dan membangun kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!