Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:09 WIB
"Saya sedang duduk di rumah. Roket itu jatuh menimpa kami tanpa peringatan," kata sepupu mereka, Mohammad Safadi, yang dahinya terluka. Dia mengatakan istrinya juga terluka.

"Gencatan senjata yang dibicarakan oleh pendudukan dan tim negosiasi...apakah ini benar-benar gencatan senjata? Kami adalah warga sipil. Saya tidak pernah memegang senjata," kata Safadi, yang dikutip AP, Minggu (21/6/2026).

Militer Israel mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut. Pada Sabtu malam, tiga serangan Israel menewaskan empat orang dan melukai setidaknya selusin lainnya.

Serangan pertama menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah tanpa peringatan, menewaskan tiga orang, termasuk juru kamera Al Jazeera, Ahmed Wishah. Demikian disampaikan pihak Rumah Sakit Al-Aqsa. Pihak Al Jazeera juga mengonfirmasi kematian Wishah.

Saudara laki-laki Wishah, Mohamed, yang merupakan koresponden untuk Al Jazeera, telah tewas dalam serangan Israel pada bulan April.

Serangan lain pada hari Sabtu menargetkan sekelompok orang di kamp tenda Muwasi yang luas di Gaza selatan, menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya, menurut Rumah Sakit Nasser, tempat para korban dirawat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!