Jenderal Iran Ancam Balas Semua yang Terlibat Pembunuhan Soleimani

Senin, 21 September 2020 - 08:42 WIB
Peringatan presiden itu muncul sebagai respons atas laporan bahwa Iran berencana membunuh duta besar AS untuk Afrika Selatan sebagai pembalasan atas pembunuhan Soleimani di bandara Baghdad pada 3 Januari 2020.

"Kami menghabisi teroris nomor satu dunia dan pembunuh massal pasukan Amerika dan banyak, banyak tentara dan banyak orang di seluruh dunia," kata Trump. "Qasem Soleimani sudah tewas. Dia sudah tewas. Orang jahat. Orang jahat. Orang yang sangat jahat," lanjut Trump.

Salami telah membantah laporan bahwa Iran berencana Iran membunuh Duta Besar untuk Afrika Selatan, Lana Marks. Namun, Teheran blakblakan akan membalaskan kematian Jenderal Soleimani. (Baca: Balas Dendam untuk Soleimani, Iran Disebut Ingin Habisi Dubes AS untuk Afsel )

"Apakah menurut Anda kita memukul duta besar perempuan sebagai balasan kepada saudara laki-laki kita yang syahid?," kata Jenderal Salami. "Kami akan memukul mereka yang memiliki peran langsung dan tidak langsung. Anda harus tahu bahwa setiap orang yang berperan dalam acara tersebut akan dipukul, dan ini adalah pesan yang serius. Kami membuktikan semuanya dalam praktik."

Pada bulan Januari, Iran meluncurkan serangan rudal balistik yang menargetkan tentara AS di Irak sebagai respons atas serangan pesawat tak berawak yang menewaskan Jenderal Soleimani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!