Trump Blakblakan AS-China Perang Siber dan Spionase: 'Kami Memata-matai Mereka Habis-habisan!'

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:39 WIB
"Anda melakukan hal-hal kepada kami yang mungkin kami ketahui, tetapi kami juga melakukan banyak hal. Ini seperti pedang bermata dua," kata Trump.

Amerika Serikat dan China terlibat dalam persaingan spionase siber dan pengumpulan intelijen yang terus-menerus, dengan kedua negara saling mengidentifikasi satu sama lain sebagai ancaman siber utama mereka.

Delegasi Trump Masuk China Tanpa Ponsel Pribadi



Ketika delegasi AS mengunjungi China untuk pertemuan puncak (KTT) dua hari, tindakan pencegahan keamanan siber yang lebih ketat diambil. Trump dan para pejabat yang menyertainya telah meninggalkan ponsel pribadi mereka.

Mereka justru memilih untuk membawa perangkat "bersih" yang dibatasi, laptop sementara, dan sistem komunikasi terkontrol yang dirancang untuk mengurangi risiko pengawasan dan peretasan di China, menurut laporan Fox News, Minggu (17/5/2026).

Para pejabat Amerika mengatakan kepada media tersebut bahwa langkah-langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kekhawatiran yang telah lama ada di dalam pemerintahan AS, yang menganggap China sebagai "salah satu lingkungan siber paling agresif di dunia".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!