Ribuan Demonstran Berunjuk Rasa di Bangkok Menentang Pemerintah

Minggu, 20 September 2020 - 00:01 WIB
Meski hujan gerimis, demonstran juga menuju Sanam Luang, tempat publik di depan Istana Agung tempat berbagai upacara negara biasa digelar.

“Hari ini rakyat akan meminta kembali kekuasaan mereka,” kata Arnon Nampa, pengacara hak asasi manusia yang muncul sebagai tokoh pemimpin dalam gerakan protes di Twitter.

19 September menjadi hari peringatan kudeta terhadap PM Thaksin Shinawatra saat itu pada 2006. Para demonstran banyak yang memakai kaos merah, kelompok yang satu dekade lalu bentrok dengan kaos kuning pendukung kerajaan. (Baca Juga: Laboratorium China Bocor, 3.245 Orang Terjangkit Penyakit Brucellosis)

“Saya di sini untuk berjuagn demi masa depan anak dan cucu saya. Saya harap itu hingga saya mati, mereka akan menjadi bebas,” kata Tasawan Suebthai, 68, demonstran kaos merah dengan jimat melingkari lehernya untuk menangkis peluru. (Baca Infografis: Mengaku Dicegah Mattis, Trump Urung Bunuh Presiden Assad)

Sejauh ini unjuk rasa berjalan damai. Unjuk rasa terbesar diikuti lebih dari 10.000 orang bulan lalu. (Lihat Video: RSUD Kota Tangerang Kelebihan Pasien Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!