Trump: Penembakan Washington Tak Akan Cegah Saya untuk Menang Perang atas Iran

Minggu, 26 April 2026 - 12:48 WIB
“Dia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi anti-peluru itu berhasil melindunginya,” kata Trump, mengacu pada petugas yang terkena tembakan.

Trump, selama konferensi pers, mengatakan motif penembakan itu tidak jelas, tetapi mengatakan, "Dia adalah orang yang tampak sangat jahat ketika dia terjatuh.”

Sementara itu, terkait perang AS-Israel melawan Iran, juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, mengungkap bahwa sebagian besar kemampuan rudal Iran belum dikerahkan dalam perang tersebut.

"Sebagian besar kemampuan rudal Iran masih belum digunakan," kata jenderal tersebut.

Dengan alasan bahwa pasukan Iran mempertahankan keunggulan sepanjang konflik, dia mengatakan, "Pasukan kami mempertahankan superioritas udara penuh atas wilayah pendudukan Zionis (Israel), dan sebagian dari kemampuan rudal kami digunakan selama perang 40 hari."

Berbicara dalam wawancara televisi, sebagaimana dikutip dari IRNA, dia menguraikan jalannya perang ketiga yang dipaksakan oleh AS dan Israel, yang dimulai pada 28 Februari dan dihentikan 40 hari kemudian oleh gencatan senjata.

Menurutnya, konflik tersebut telah menghasilkan tujuh pencapaian utama bagi Iran, bersama dengan tiga tujuan tambahan yang masih sebagian terpenuhi.

Talaei-Nik menggambarkan pencapaian pertama sebagai kemenangan militer, mengatakan musuh telah bertujuan untuk membongkar kemampuan rudal dan pertahanan Iran tetapi gagal melakukannya.

Menurutnya, pasukan Iran mempertahankan dominasi udara atas wilayah yang dikuasai Israel hingga gencatan senjata, sementara sebagian besar kapasitas rudal negara itu tetap utuh.

Meskipun awalnya lemah dalam pertahanan udara, katanya, Iran secara bertahap meningkatkan tekanan pada pertahanan musuh, menargetkan semua pangkalan AS di Timur Tengah dengan rudal dan drone. Hal ini, menurutnya, menunjukkan tidak hanya kelangsungan hidup tetapi juga penguatan kemampuan ofensif Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!