AS Kalah dalam Perlombaan Drone AI dari Rusia dan China

Selasa, 14 April 2026 - 15:27 WIB
Meskipun pemerintah AS telah menggelontorkan miliaran dolar untuk mengejar ketertinggalan dengan para pesaingnya akhir-akhir ini, “sistem pengadaan Pentagon, yang dibangun di sekitar kontraktor lama dan jangka waktu yang panjang,” sebelumnya terbukti tidak efisien, menurut publikasi tersebut.

September lalu, CNN, mengutip Mayjen Curt Taylor, komandan Divisi Lapis Baja ke-1 Angkatan Darat AS, juga melaporkan Washington sedang berupaya mengejar ketertinggalan dalam produksi drone militer.

Menurut media tersebut, kontraktor pertahanan AS belum mampu memproduksi drone kecil dan murah, karena industri ini selama bertahun-tahun berfokus pada sistem besar dan mahal seperti jet dan tank.

Baca juga: Inti Perselisihan: AS Tuntut Iran Bekukan Pengayaan Uranium 20 Tahun, Teheran Maunya 5 Tahun
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!