AS Kalah dalam Perlombaan Drone AI dari Rusia dan China
Selasa, 14 April 2026 - 15:27 WIB
Rusia memiliki kemampuan drone yang semakin canggih. Foto/Vadim Savitsky/Ministry of Defence of the Russian Federation
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah tertinggal dari Rusia dan China dalam pengembangan drone bertenaga AI. Laporan New York Times (NYT) itu mengutip pejabat pertahanan dan intelijen AS yang tidak disebutkan namanya.
Generasi baru pesawat militer tak berawak ini mampu mengidentifikasi dan menyerang target, serta mengoordinasikan serangan tanpa campur tangan manusia.
Parade militer di Beijing September lalu yang menampilkan sejumlah drone otonom membuat para pejabat Pentagon percaya bahwa "program Amerika untuk drone tempur tak berawak tertinggal dari China," lapor NYT.
Surat kabar tersebut mengutip sumber pertahanan AS yang mengatakan Rusia juga "dianggap lebih maju dalam membangun fasilitas yang dapat memproduksi drone canggih," menggunakan medan perang Ukraina untuk "menguji dan menyempurnakannya."
Generasi baru pesawat militer tak berawak ini mampu mengidentifikasi dan menyerang target, serta mengoordinasikan serangan tanpa campur tangan manusia.
Parade militer di Beijing September lalu yang menampilkan sejumlah drone otonom membuat para pejabat Pentagon percaya bahwa "program Amerika untuk drone tempur tak berawak tertinggal dari China," lapor NYT.
Surat kabar tersebut mengutip sumber pertahanan AS yang mengatakan Rusia juga "dianggap lebih maju dalam membangun fasilitas yang dapat memproduksi drone canggih," menggunakan medan perang Ukraina untuk "menguji dan menyempurnakannya."
Lihat Juga :