Diterjang Dampak Perang Iran, India Turunkan Pajak BBM, Tepis Rumor Lockdown
Jum'at, 27 Maret 2026 - 18:42 WIB
India adalah importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia dan eksportir bersih produk olahan.
New Delhi mendapatkan sekitar 40% minyak mentahnya melalui jalur tersebut, tetapi pihak berwenang mengatakan "tidak ada kekurangan" di tengah perang, dan cadangan saat ini akan mencukupi selama 74 hari.
Singh juga membantah rumor tentang kemungkinan pemberlakuan lockdown sebagai akibat dari krisis energi, dengan mengatakan rumor tersebut "sama sekali tidak benar" dan India "tangguh".
Belum jelas apakah harga bahan bakar akan berubah untuk konsumen biasa. Analis mengatakan perusahaan minyak yang sebelumnya menjual dengan kerugian akan menjadi pihak yang diuntungkan dari pemotongan pajak.
Berbicara kepada Reuters, Madhavi Arora, seorang ekonom di Emkay Global, memperkirakan dampak fiskal tahunan hampir mencapai 1,55 triliun rupee (USD16,3 miliar).
New Delhi mendapatkan sekitar 40% minyak mentahnya melalui jalur tersebut, tetapi pihak berwenang mengatakan "tidak ada kekurangan" di tengah perang, dan cadangan saat ini akan mencukupi selama 74 hari.
Singh juga membantah rumor tentang kemungkinan pemberlakuan lockdown sebagai akibat dari krisis energi, dengan mengatakan rumor tersebut "sama sekali tidak benar" dan India "tangguh".
Belum jelas apakah harga bahan bakar akan berubah untuk konsumen biasa. Analis mengatakan perusahaan minyak yang sebelumnya menjual dengan kerugian akan menjadi pihak yang diuntungkan dari pemotongan pajak.
Berbicara kepada Reuters, Madhavi Arora, seorang ekonom di Emkay Global, memperkirakan dampak fiskal tahunan hampir mencapai 1,55 triliun rupee (USD16,3 miliar).
Lihat Juga :