Kim Jong-un Peringatkan Senjata Nuklir Korea Utara Bisa Mengancam AS
Rabu, 25 Maret 2026 - 19:30 WIB
Korea Utara menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir pada tahun 2003 untuk mengejar program senjatanya.
Sejak itu, negara tersebut telah mengembangkan hulu ledak nuklir dan rudal balistik yang diyakini mampu mencapai daratan AS, di antara target potensial lainnya.
Meskipun ada sanksi internasional dan usulan yang menawarkan insentif ekonomi untuk denuklirisasi – yang sering disebut sebagai ‘model Libya’ – Pyongyang terus melanjutkan upayanya.
Kim berpendapat program nuklir telah memberikan manfaat di luar pertahanan, mengklaim program tersebut telah mendukung kemajuan ilmiah dan pembangunan ekonomi.
Ia mengatakan “kekuatan musuh yang mengklaim tidak akan ada kemakmuran tanpa perlucutan senjata nuklir” telah terbukti salah.
Sejak itu, negara tersebut telah mengembangkan hulu ledak nuklir dan rudal balistik yang diyakini mampu mencapai daratan AS, di antara target potensial lainnya.
Meskipun ada sanksi internasional dan usulan yang menawarkan insentif ekonomi untuk denuklirisasi – yang sering disebut sebagai ‘model Libya’ – Pyongyang terus melanjutkan upayanya.
Kim berpendapat program nuklir telah memberikan manfaat di luar pertahanan, mengklaim program tersebut telah mendukung kemajuan ilmiah dan pembangunan ekonomi.
Ia mengatakan “kekuatan musuh yang mengklaim tidak akan ada kemakmuran tanpa perlucutan senjata nuklir” telah terbukti salah.
Lihat Juga :