AS-Israel Klaim Serang Militer Iran, tapi Sekolah Dibom Tewaskan 85 Siswi SD

Minggu, 01 Maret 2026 - 07:49 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan keras ketika berduka atas tragedi yang memilukan di SD Shajareh Tayyebah.

Pezeshkian menggambarkan pengeboman gedung sekolah yang penuh dengan siswi yang tidak bersalah itu sebagai "tindakan biadab". Dia bersumpah bahwa itu akan menjadi bagian yang tak terhapuskan dari sejarah kejahatan para agresor terhadap Iran.

Pernyataan Pezeshkian juga mengutuk keras tindakan tidak manusiawi tersebut dan menyerukan perawatan medis segera bagi para korban luka.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja. Dia menyebarkan gambar-gambar fasilitas yang hancur, menekankan bahwa pengeboman siang hari itu menargetkan lokasi yang penuh dengan siswi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mencatat bahwa serangan itu adalah tindakan agresi dan terorisme yang jelas. Baghaei mencatat bahwa tindakan tersebut memenuhi syarat sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!