Terancam oleh Rusia, Polandia Nyatakan Butuh Bom Nuklir

Senin, 16 Februari 2026 - 07:12 WIB
“Kami perlu bertindak ke arah ini agar kami dapat memulai pekerjaan,” katanya, menambahkan bahwa dia tidak tahu apakah Warsawa akan benar-benar mengejar upaya pengembangan senjata nuklir tersebut.

Polandia adalah pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir—perjanjian yang hanya mengakui lima negara bersenjata nuklir: China, Prancis, Rusia, AS, dan Inggris.

Sementara itu, pembicaraan tentang memperoleh senjata nuklir bukan lagi hal yang tabu di Jerman. Topik ini semakin banyak dibahas oleh media setempat dan mendapatkan pendukung di kalangan politisi, anggota Parlemen, pejabat militer, dan para pakar, sebagaimana disampaikan Duta Besar Rusia untuk Berlin Sergey Nechaev kepada RIA Novosti.

Kay Gottschalk, seorang anggota Parlemen dari partai sayap kanan AfD, mengatakan bulan lalu bahwa Jerman membutuhkan senjata nuklir, dengan alasan bahwa negara-negara Eropa tidak dapat lagi mengandalkan perlindungan Amerika Serikat.

Dia menyatakan bahwa ketegangan baru-baru ini antara AS dan sekutu-sekutu Eropa-nya terkait Greenland membuktikan bahwa "kepentingan Washington pada dasarnya berbeda dari kepentingan kita.”

Pada Juli lalu, kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi mengatakan bahwa Jerman dapat membangun bom nuklir dalam hitungan bulan, tetapi mencatat bahwa skenario tersebut murni hipotetis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!