Iran Tempuh Diplomasi Sambil Siap Berperang, Ini 4 Alasannya

Minggu, 08 Februari 2026 - 21:02 WIB

2. Pengetahuan Tidak Bisa Dihancurkan dengan Bom

Sementara itu, ia menyatakan kesiapan Teheran untuk menyelesaikan ambiguitas tentang program nuklir damainya, mencatat bahwa diplomasi adalah satu-satunya cara untuk melakukannya karena jalur lain belum membuahkan hasil.

“Mereka (musuh) membom fasilitas kami, tetapi mereka gagal mencapai hasil yang mereka inginkan. Pengetahuan tidak dapat dihancurkan dengan pemboman; teknologi tidak dapat dihancurkan. Ada teknologi dan ada pengetahuan, jadi tidak ada pilihan selain bernegosiasi,” katanya.

Baca Juga: Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak

3. Iran Melawan Intimidasi

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan putaran baru pembicaraan nuklir tidak langsung dengan AS merupakan awal yang baik dan dapat dilanjutkan.

Selain itu, dalam pernyataannya, diplomat senior tersebut menekankan bahwa hak resmi Iran atas program energi nuklir damai itu ada dan negara tersebut ingin haknya dihormati.

“Saya percaya rahasia kekuatan Republik Islam Iran terletak pada kemampuannya untuk melawan intimidasi, dominasi, dan tekanan dari pihak lain,” kata Araghchi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!