Brutal, 3.500 Warga Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Era Netanyahu
Kamis, 17 September 2020 - 11:20 WIB
Netanyahu yang menjabat PM tujuh periode itu memerintahkan serangan brutal “Operation Pillar of Cloud” pada 2012 dan “Operation Protective Edge” pada 2014 di Jalur Gaza.
Menurut data B’Tselem, sebanyak 167 warga Palestina kehilangan nyawanya dalam serangan Israel di Gaza pada 2012.
Tahun 2014 menjadi salah satu tahun paling berdarah dalam sejarah Palestina karena serangan Israel di Gaza pada 8 Juli, di era Netanyahu. (Baca juga : 219 Tahanan Kabur dari Penjara di Uganda, Beberapa Bawa AK-47 )
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), militer Israel menyerang Gaza dengan 6.000 serangan udara, dengan hampir 50.000 tembakan tank dan artileri selama 50 hari.
Dalam berbagai serangan Israel, sebanyak 2.251 warga Palestina, termasuk 551 anak dan 299 wanita menjadi martir, lebih dari 11.000 orang telruka dan lebih dari 1.500 anak menjadi yatim.
Otoritas Palestina menyatakan sebanyak 28.366 rumah hancur akibat serangan udara Israel, mengakibatkan 3.329 rumah hancur total dan 23.445 hancur sebagian.
Menurut data B’Tselem, sebanyak 167 warga Palestina kehilangan nyawanya dalam serangan Israel di Gaza pada 2012.
Tahun 2014 menjadi salah satu tahun paling berdarah dalam sejarah Palestina karena serangan Israel di Gaza pada 8 Juli, di era Netanyahu. (Baca juga : 219 Tahanan Kabur dari Penjara di Uganda, Beberapa Bawa AK-47 )
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), militer Israel menyerang Gaza dengan 6.000 serangan udara, dengan hampir 50.000 tembakan tank dan artileri selama 50 hari.
Dalam berbagai serangan Israel, sebanyak 2.251 warga Palestina, termasuk 551 anak dan 299 wanita menjadi martir, lebih dari 11.000 orang telruka dan lebih dari 1.500 anak menjadi yatim.
Otoritas Palestina menyatakan sebanyak 28.366 rumah hancur akibat serangan udara Israel, mengakibatkan 3.329 rumah hancur total dan 23.445 hancur sebagian.
Lihat Juga :