GIF Nilai AS Makin Agresif, Teropong Potensi Target Geopolitik Selanjutnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:33 WIB
Global Insight Forum (GIF) menggelar webinar nasional bertajuk Setelah Venezuela, Iran & Greenland, ‘Siapa’ Target Selanjutnya? Sabtu (31/1/2025). Seminar diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Global Insight Forum (GIF) menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global. Tekanan tersebut dinilai mengikuti pola strategis yang berkaitan dengan penguasaan sumber daya dan kompetisi kekuatan besar dunia.

Penilaian itu mengemuka dalam webinar nasional bertajuk “Setelah Venezuela, Iran & Greenland, ‘Siapa’ Target Selanjutnya?” yang digelar secara daring, Sabtu (31/1/2025). Seminar diikuti ratusan peserta dari kalangan akademisi, mahasiswa, peneliti, serta pemerhati isu geopolitik dan hubungan internasional. Baca juga: Kapal Induk USS Abraham Lincoln Bisa Kewalahan Lawan Iran, Ini 9 Alasannya



Direktur Eksekutif GIF, Teuku Rezasyah, mengatakan negara-negara dengan kepemimpinan nasional yang terfragmentasi dan legitimasi politik lemah cenderung menjadi sasaran tekanan. “Kasus Venezuela menunjukkan bagaimana fragmentasi elite dan lemahnya legitimasi kepemimpinan membuka ruang intervensi yang luas,” katanya.

Menurut Rezasyah, kondisi tersebut berbeda dengan Iran . Iran sulit ditundukkan karena memiliki kepemimpinan ideologis yang mengakar, militer mandiri, dan solidaritas regional yang kuat. Sementara itu, Greenland dinilai menjadi incaran strategis baru karena kekayaan sumber daya alam, rare earth, serta posisi geopolitiknya di kawasan Arktik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!