Trump Ancam Negara NATO dengan Tarif 100% karena Berdagang dengan China

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:39 WIB

Perselisihan Kanada-AS



Perang kata-kata antara kedua pemimpin meningkat selama seminggu terakhir, dimulai dengan pidato Carney di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada hari Selasa. Peringatannya yang blakblakan tentang "keruntuhan" dalam tatanan global yang dipimpin AS menuai tepuk tangan meriah.

Meskipun Carney tidak menyebut nama Trump secara langsung, pernyataannya secara luas ditafsirkan sebagai sindiran terhadap pendekatan destabilisasi Presiden AS terhadap diplomasi global.

Trump menanggapi keesokan harinya dalam pidatonya sendiri, sebelum melangkah lebih jauh dengan mencabut undangan kepada Perdana Menteri Kanada untuk bergabung dengan apa yang disebutnya "Dewan Perdamaian"—sebuah badan yang menurut Trump dipromosikan sebagai mekanisme untuk menyelesaikan konflik internasional.

Awalnya dirancang sebagai forum untuk mengelola Gaza pasca-perang, inisiatif ini sekarang tampaknya berkembang dalam ambisinya, memicu spekulasi bahwa Trump memposisikannya sebagai alternatif bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pidato nasional pada hari Kamis, Carney menyatakan bahwa "Kanada tidak hidup karena Amerika Serikat. Kanada berkembang karena kita adalah orang Kanada", sambil tetap mengakui apa yang dia gambarkan sebagai "kemitraan yang luar biasa" antara kedua negara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!