Usai Umbar Bukti, Akun Twitter Li Meng Yan Di-suspend

Rabu, 16 September 2020 - 19:19 WIB
Dunukil dari Newsweek, Rabu (16/9/2020), laporan menunjukkan akun tersebut memiliki empat pos, dengan salah satunya adalah tautan ke kertas pracetak yang berisi serangkaian klaim yang tidak berdasar tentang asal-usul pandemi global. Laporan tersebut tidak peer-review, yang merupakan proses standar evaluasi akademik.

"Teori asal-usul alam, meskipun diterima secara luas, tidak memiliki dukungan substansial," kata makalah kelompok itu.

"Teori alternatif bahwa virus mungkin berasal dari laboratorium penelitian, bagaimanapun, disensor secara ketat di jurnal ilmiah yang ditinjau oleh rekan sejawat," sambung makalah itu.

Laporan itu diklaim berisi "bukti genomik, struktural, medis, dan literatur" tentang bagaimana Covid-19 bisa menjadi proyek laboratorium yang dibuat dengan menggunakan virus Corona yang berasal dari kelelawar sebagai template, tetapi pada kenyataannya tampaknya hanya memiliki sedikit bukti ilmiah, dan tidak ada informasi baru.(Baca juga: Tepati Janji, Li Meng Yan Rilis Bukti Covid-19 Dibuat di Lab Militer Komunis China )

Klaim di makalah itu ditolak oleh komunitas ilmiah yang lebih luas.

"Laporan (itu) tidak dapat diberikan kredibilitas dalam bentuknya saat ini," kata Andrew Preston, pakar patogenesis mikroba di Universitas Bath, Inggris, kepada Newsweek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!