Trump Ungkap Alasan Baru Caplok Greenland, Apakah Itu?

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:40 WIB
Presiden AS itu juga mengulangi klaimnya jika AS tidak merebut Greenland, Rusia dan China akan melakukannya. Klaim ini langsung dibantah oleh Moskow dan Beijing, serta para pejabat Greenland sendiri.

Trump mengemukakan rencana aneksasi Greenland di awal masa jabatan keduanya, memperbarui dorongan untuk memperoleh wilayah otonom Denmark tersebut "dengan cara apa pun" dalam beberapa minggu terakhir.

Meskipun Kopenhagen telah menyatakan kesediaan bekerja sama dengan AS dalam kerangka NATO, mereka bersikeras masa depan pulau itu harus ditentukan oleh rakyatnya, yang memilih pada tahun 2008 untuk mempertahankan status pemerintahan sendiri mereka.

Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan kembali komitmen pulau itu kepada Denmark dan Uni Eropa pada hari Selasa dalam konferensi pers bersama dengan PM Denmark, Mette Frederiksen. Trump menjawab dengan mengatakan, "Itu akan menjadi masalah besar baginya."

Baca juga: Dibayangi Perang, Misi AS di Arab Saudi Desak Personel dan Warga Amerika Tingkatkan Kewaspadaan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!