Usai AS Culik Maduro, Trump Kini Incar Presiden Kolombia Gustavo Petro
Senin, 05 Januari 2026 - 12:21 WIB
Presiden Kolombia Gustavo Petro diancam Presiden AS Donald Trump dengan operasi militer. Ancaman muncul setelah pasukan khusus AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/Bogota Post
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam Presiden Kolombia Gustavo Petro menyusul penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan khusus Washington. Tak hanya Kolombia, Trump juga mengisyaratkan baha pemerintah di Kuba akan segera jatuh.
Ancaman Trump disampaikan kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada hari Minggu. Dalam komentarnya, dia mengisyaratkan bahwa AS siap mempertimbangkan intervensi militer tambahan di Amerika Latin setelah berhasil menculik Maduro.
Trump mengatakan Kolombia dan Venezuela "sangat sakit". "Pemerintah di Bogota dijalankan oleh orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat," katanya.
Baca Juga: Mengapa Militer Venezuela Diam Saja saat Militer AS Mengacak-acak dan Menculik Maduro?
"Dan dia tidak akan melakukannya lama. Biar saya beri tahu," kata Trump, merujuk pada Petro, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (5/1/2026).
Ketika ditanya apakah yang dimaksud adalah operasi AS di Kolombia, Trump menjawab, “Kedengarannya bagus bagi saya.”
Ancaman Trump disampaikan kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada hari Minggu. Dalam komentarnya, dia mengisyaratkan bahwa AS siap mempertimbangkan intervensi militer tambahan di Amerika Latin setelah berhasil menculik Maduro.
Trump mengatakan Kolombia dan Venezuela "sangat sakit". "Pemerintah di Bogota dijalankan oleh orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat," katanya.
Baca Juga: Mengapa Militer Venezuela Diam Saja saat Militer AS Mengacak-acak dan Menculik Maduro?
"Dan dia tidak akan melakukannya lama. Biar saya beri tahu," kata Trump, merujuk pada Petro, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (5/1/2026).
Ketika ditanya apakah yang dimaksud adalah operasi AS di Kolombia, Trump menjawab, “Kedengarannya bagus bagi saya.”
Lihat Juga :