Usai AS Culik Maduro, Trump Kini Incar Presiden Kolombia Gustavo Petro

Senin, 05 Januari 2026 - 12:21 WIB
Komentar tersebut memicu reaksi keras dari Petro, yang menyerukan semua negara di Amerika Latin untuk bersatu atau menghadapi “perlakuan sebagai pelayan dan budak”.

“AS adalah negara pertama di dunia yang mengebom ibu kota Amerika Selatan sepanjang sejarah manusia,” tulisnya dalam sebuah unggahan panjang di X.

“Luka itu tetap terbuka untuk waktu yang lama,” lanjut dia, tetapi menegaskan bahwa balas dendam bukanlah jawabannya.

"Amerika Latin harus bersatu," seru Petro. "Dan menjadi kawasan yang memiliki kapasitas untuk memahami, berdagang, dan bergabung bersama seluruh dunia dan kawasan yang tidak hanya melihat ke utara tetapi ke segala arah." paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!