Xi Jinping: Miliki Ikatan Darah, Penyatuan China dengan Taiwan Tak Dapat Dihentikan!
Kamis, 01 Januari 2026 - 12:36 WIB
Hanya segelintir negara yang mempertahankan hubungan diplomatik resmi dengan Taipei, sementara mayoritas komunitas internasional menganut kebijakan "Satu-China". Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah China.
Rusia menjadi salah satu pendukung China untuk menaklukkan Taiwan. Dukungan Moskow untuk Beijing atas Taipei diabadikan dalam Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan yang ditandatangani antara Moskow dan Beijing pada Juli 2001. Hal itu ditegaskan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini, yang menekankan bahwa salah satu prinsip dasarnya adalah "dukungan timbal balik dalam mempertahankan persatuan nasional dan integritas wilayah."
Lavrov mengatakan Taiwan saat ini digunakan sebagai alat "pencegahan militer-strategis" terhadap Beijing, dengan beberapa negara Barat ingin mengambil keuntungan dari uang dan teknologi Taiwan.
Rusia menjadi salah satu pendukung China untuk menaklukkan Taiwan. Dukungan Moskow untuk Beijing atas Taipei diabadikan dalam Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan yang ditandatangani antara Moskow dan Beijing pada Juli 2001. Hal itu ditegaskan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini, yang menekankan bahwa salah satu prinsip dasarnya adalah "dukungan timbal balik dalam mempertahankan persatuan nasional dan integritas wilayah."
Lavrov mengatakan Taiwan saat ini digunakan sebagai alat "pencegahan militer-strategis" terhadap Beijing, dengan beberapa negara Barat ingin mengambil keuntungan dari uang dan teknologi Taiwan.
(mas)
Lihat Juga :