Ibu Negara Prancis Minta Maaf karena Memaki Aktivis dengan Sebutan Jalang Tolol

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:19 WIB
Berbicara kepada aktor tersebut, Ary Abittan, di belakang panggung, Brigitte Macron menyebut para aktivis itu "jalang tolol" ("sales connes" dalam bahasa Prancis).

Ketika video percakapan tersebut dipublikasikan keesokan harinya, tanda pagar (tagar) #SalesConnes mulai menjadi trending topic di media sosial, dan beberapa aktor terkenal—termasuk Marion Cotillard yang memenangkan Oscar—kemudian menggunakannya dalam unggahan media sosial.

Meskipun upaya kantor Ibu Negara untuk menyajikan makian tersebut sebagai "metode radikal" kritik terhadap para aktivis, reaksi negatif tidak mereda.

Greve Feministe, sebuah kelompok yang terdiri dari sekitar 60 kelompok feminis yang namanya diterjemahkan sebagai "Pemogokan Feminis", telah menuntut permintaan maaf publik dari Ibu Negara.

Para aktivis yang mengganggu pertunjukan komedi tersebut mengenakan topeng Abittan bertuliskan "pemerkosa", dan meneriakkan "Abittan pemerkosa".

Aktor dan komedian tersebut telah dituduh melakukan pemerkosaan pada tahun 2021 oleh seorang wanita yang menuduhnya telah memaksanya melakukan tindakan seksual tanpa persetujuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!