Pesawat Pembom Rusia Bergabung dengan Patroli Udara China, Jepang Marah Besar!

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:31 WIB
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan dalam sebuah unggahan di X pada hari Rabu bahwa operasi gabungan Rusia dan Cina "jelas dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan terhadap negara kita, yang merupakan kekhawatiran serius bagi keamanan nasional kita."

Baca Juga: 7 Negara Timur Tengah Paling Siap Perang pada 2025

Pesawat tempur Jepang “menerapkan langkah-langkah identifikasi pertahanan udara secara ketat,” tambah Koizumi.

Kantor berita Rusia melaporkan bahwa penerbangan gabungan Rusia-China di dekat Jepang berlangsung selama delapan jam, mengutip Kementerian Pertahanan Moskow.

Militer Korea Selatan juga mengatakan pada hari Selasa bahwa tujuh pesawat Rusia dan dua pesawat Tiongkok telah memasuki zona pertahanan udaranya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!