7 Negara Timur Tengah Paling Siap Perang pada 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:01 WIB

3. Suriah

Total Sistem Roket Peluncuran Ganda (MLRS): 614

Total tank: 2.720

Total artileri: 2.695

Total kendaraan militer: 14.550

Skor kekuatan militer dan peringkat dunia: 1,0026 – #60 dari 145

Selain pasukan darat, Suriah memiliki 452 pesawat militer (termasuk 57 pesawat serang, 168 pesawat tempur, dan 153 helikopter). Suriah memiliki 170.000 personel aktif dari total populasi 22,9 juta.

Sejarah militer Suriah ditandai oleh lokasi strategisnya, yang menjadikannya titik perebutan dalam konflik regional dan internasional. Secara historis, Suriah telah menjadi bagian dari kekaisaran besar karena posisinya di antara Mediterania dan dunia Arab.

Negara ini memperoleh kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1946, dan sejak itu terlibat dalam beberapa perang dengan Israel dan Perang Saudara Lebanon.

Babak terbaru dalam sejarah militer Suriah dimulai pada tahun 2011 dengan Perang Saudara Suriah, yang dipicu oleh protes Musim Semi Arab. Perang ini diperebutkan dengan sengit oleh berbagai faksi termasuk ISIS, pasukan Kurdi, serta kekuatan militer asing seperti Rusia dan AS, Turki, dan lainnya. Hingga tahun 2024–2025, Suriah tetap terpecah; sementara garis depan utama membeku, konflik terus berlanjut di beberapa wilayah (Idlib, Daraa, timur laut).

4. Arab Saudi

Total Sistem Roket Peluncuran Ganda (MLRS): 490

Total tank: 1.485

Total artileri: 3.253

Total kendaraan militer: 20.694

Skor kekuatan militer dan peringkat dunia: 0,3235 – #23 dari 145

Selain pasukan darat, Arab Saudi memiliki 914 pesawat militer (termasuk 81 pesawat serang, 283 pesawat tempur, dan 262 helikopter). Arab Saudi memiliki 257.000 personel aktif dari total populasi 36,0 juta.

Arab Saudi memiliki sejarah militer yang sangat kaya yang telah berlangsung selama berabad-abad. Negara modern yang kita kenal sekarang didirikan pada tahun 1932. Ini terjadi beberapa dekade setelah Abdulaziz Al Saud (Ibn Saud) menyatukan negara Saudi setelah menaklukkan Riyadh pada tahun 1902.

Penemuan minyak pada tahun 1930-an melambungkan Kerajaan ke posisi penting di panggung dunia. Melalui perdagangan minyak ini, Arab Saudi telah memperoleh keuntungan luar biasa dari banyak mitra dagang Baratnya seperti Amerika Serikat.

Selain perdagangan minyak, Arab Saudi juga telah memperoleh persenjataan dan pesawat canggih dari negara-negara Barat ini, menjadikannya salah satu kekuatan militer yang paling dominan di kawasan tersebut. Arab Saudi juga memainkan peran penting dalam Perang Teluk sebagai bagian dari koalisi yang mengusir pasukan Irak dari Kuwait.

5. Turki

Total Sistem Roket Peluncuran Ganda (MLRS): 286

Total tank: 2.231

Total artileri: 2.785
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!