UNIFIL Ungkap Israel Bangun Tembok Beton yang Melintasi Wilayah Lebanon, Blokir Akses Warga
Sabtu, 15 November 2025 - 13:38 WIB
UNIFIL mengumumkan rencana untuk memberi tahu Israel secara resmi tentang temuan ini. “Tembok baru lainnya di antara desa Aitaroun dan Maroun El Ras terletak di selatan garis tersebut dan tidak mengandung pelanggaran,” ungkap UNIFIL.
"Kehadiran dan pembangunan Israel di wilayah Lebanon merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan 1701 dan kedaulatan serta integritas teritorial Lebanon. Kami kembali menyerukan kepada IDF untuk menghormati Garis Biru secara penuh dan menarik diri dari semua wilayah di utaranya," papar pernyataan tersebut.
Otoritas Lebanon telah berulang kali menyatakan Israel terus secara sistematis melanggar kedaulatan Lebanon, meskipun perjanjian gencatan senjata telah dicapai pada November 2024.
Militer Israel mempertahankan kehadirannya di lima titik strategis di Lebanon selatan, termasuk bagian utara desa Ghajar, yang oleh otoritas Lebanon dianggap sebagai pendudukan berkelanjutan dan pelanggaran Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Baca juga: India Buka Pangkalan Udara di Dekat China, Bisa untuk Pesawat Angkut Besar dan Jet Tempur
"Kehadiran dan pembangunan Israel di wilayah Lebanon merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan 1701 dan kedaulatan serta integritas teritorial Lebanon. Kami kembali menyerukan kepada IDF untuk menghormati Garis Biru secara penuh dan menarik diri dari semua wilayah di utaranya," papar pernyataan tersebut.
Otoritas Lebanon telah berulang kali menyatakan Israel terus secara sistematis melanggar kedaulatan Lebanon, meskipun perjanjian gencatan senjata telah dicapai pada November 2024.
Militer Israel mempertahankan kehadirannya di lima titik strategis di Lebanon selatan, termasuk bagian utara desa Ghajar, yang oleh otoritas Lebanon dianggap sebagai pendudukan berkelanjutan dan pelanggaran Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Baca juga: India Buka Pangkalan Udara di Dekat China, Bisa untuk Pesawat Angkut Besar dan Jet Tempur
(sya)
Lihat Juga :