Gempa Guncang Afghanistan, Masjid Biru yang Ikonik Dikeliling Reruntuhan

Senin, 03 November 2025 - 18:25 WIB
Baca Juga: Trump Tuding Rusia dan China Diam-diam Uji Coba Senjata Nuklir

Para pejabat pemerintah menyebutkan jumlah korban tewas awal mencapai 20 orang dengan hampir 600 orang terluka di provinsi Samangan dan Balkh. Otoritas Nasional untuk Kesiapsiagaan Bencana mengatakan gempa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat, berdampak pada sebagian wilayah utara, timur, dan barat, dengan pusat gempa berada di Samangan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengonfirmasi telah menempatkan tim di lapangan "untuk menilai kebutuhan dan mengirimkan bantuan mendesak."

Afghanistan telah mengalami serangkaian gempa bumi dalam beberapa tahun terakhir yang telah menyebabkan ribuan kematian dan model USGS memperkirakan guncangan dari gempa hari Senin dapat mengakibatkan ratusan korban jiwa.

Kemampuan negara miskin ini untuk merespons bencana alam semakin terhambat oleh minimnya bantuan internasional menyusul keberhasilan Taliban mengambil alih kekuasaan setelah penarikan pasukan pimpinan AS yang kacau pada tahun 2021.

Kerusakan properti juga dilaporkan di daerah terdampak, kata Otoritas Manajemen Bencana Nasional Afghanistan, dengan laporan jendela pecah dan kerusakan struktural pada rumah-rumah.

Seorang warga Mazar-i-Sharif mengatakan kepada CNN bahwa keluarganya "terbangun ketakutan" setelah gempa terjadi, dan mengatakan bahwa anak-anaknya berlari "menuruni tangga sambil berteriak" ketika gempa terjadi.

"Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini seumur hidup saya," kata Rahima, seorang mantan guru sekolah berusia 50 tahun, seraya menambahkan bahwa gempa tersebut memecahkan beberapa jendelanya dan merusak plester di beberapa dindingnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!