RSF Bantai 300 Perempuan dalam 2 Hari Pertama setelah Memasuki El-Fasher

Senin, 03 November 2025 - 08:57 WIB
Kelompok paramiliter RSF dilaporkan telah membantai 300 perempuan dalam dua hari pertama setelah memasuki kota El-Fasher, Sudan. Foto/RSF
EL-FASHER - Menteri Negara untuk Kesejahteraan Sosial Sudan, Salma Ishaq, mengungkapkan bahwa kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) telah membantai 300 perempuan di kota El-Fasher. Pembunuhan massal ini semakin memperparah dampak perang saudara Sudan.

"RSF membunuh 300 perempuan selama dua hari pertama mereka memasuki El-Fasher," kata Ishaq dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari Anadolu, Senin (3/11/2025).



"Para perempuan tersebut menjadi korban kekerasan seksual, kekerasan, dan penyiksaan," lanjut dia.

"Siapa pun yang meninggalkan El-Fasher menuju Tawila (di Darfur Utara) berada dalam risiko, karena jalan El-Fasher–Tawila telah menjadi jalan kematian," imbuh Ishaq.

Baca Juga: Siapa Itu RSF, Kelompok Bengis yang Bantai Massal Warga Sipil Sudan?

Dia menambahkan: "Masih ada keluarga di El-Fasher yang menjadi korban penyeretan, penyiksaan, penghinaan, dan kekerasan seksual."

Menteri Ishaq menekankan, "Apa yang terjadi di El-Fasher adalah tindakan pembersihan etnis yang sistematis, sebuah kejahatan besar di mana semua orang terlibat melalui kebisuan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!