5 Negara Paling Sukses Melawan Kemiskinan, Salah Satunya Jadi Negara Adidaya
Minggu, 02 November 2025 - 04:40 WIB
China menjadi negara adikuasa karena mampu melawan kemiskinan. Foto/X
BEIJING - Di seluruh dunia, banyak negara berkembang memimpin perang melawan kemiskinan. Di antara mereka, beberapa mencapai keberhasilan luar biasa melalui strategi inovatif.
Proyek-proyek ini telah secara langsung memberi manfaat bagi lebih dari 1,3 juta orang dengan meningkatkan konektivitas dan akses mereka ke layanan penting. Perbaikan infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan akses ke layanan penting ini tetapi juga memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dengan menghubungkan daerah pedesaan ke pasar yang lebih besar, yang memungkinkan bisnis lokal untuk berkembang.
Selain rehabilitasi jalan, China telah menerapkan beberapa inisiatif lain untuk meningkatkan infrastruktur pedesaan dan memimpin perang melawan kemiskinan. Misalnya, investasi dalam fasilitas irigasi dan drainase telah secara langsung meningkatkan kondisi produksi pertanian. Hal ini memungkinkan petani untuk menyesuaikan struktur tanaman, mengembangkan program pemuliaan skala besar, dan terlibat dalam industri pengolahan dan non-pertanian, sehingga mengurangi kemiskinan.
Baca Juga: Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun
5 Negara Paling Sukses Melawan Kemiskinan, Salah Satunya Jadi Negara Adidaya
1. China
Melansir borgenproject, China baru-baru ini melakukan investasi signifikan dalam infrastruktur pedesaan untuk menghubungkan penduduk terpencil dengan peluang ekonomi, dengan tujuan akhir mengurangi kemiskinan. Antara tahun 2006 dan 2015, negara tersebut, dengan dukungan Bank Dunia, merehabilitasi sekitar 1.299 jalan.Proyek-proyek ini telah secara langsung memberi manfaat bagi lebih dari 1,3 juta orang dengan meningkatkan konektivitas dan akses mereka ke layanan penting. Perbaikan infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan akses ke layanan penting ini tetapi juga memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dengan menghubungkan daerah pedesaan ke pasar yang lebih besar, yang memungkinkan bisnis lokal untuk berkembang.
Selain rehabilitasi jalan, China telah menerapkan beberapa inisiatif lain untuk meningkatkan infrastruktur pedesaan dan memimpin perang melawan kemiskinan. Misalnya, investasi dalam fasilitas irigasi dan drainase telah secara langsung meningkatkan kondisi produksi pertanian. Hal ini memungkinkan petani untuk menyesuaikan struktur tanaman, mengembangkan program pemuliaan skala besar, dan terlibat dalam industri pengolahan dan non-pertanian, sehingga mengurangi kemiskinan.
Baca Juga: Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun
Lihat Juga :