Terlalu Mengandalkan Simulasi Komputer, Uji Coba Nuklir AS Butuh Waktu Bertahun-tahun

Sabtu, 01 November 2025 - 19:35 WIB
Washington telah lama mengandalkan simulasi komputer dan apa yang disebut uji subkritis – eksperimen yang tidak sampai menyebabkan ledakan nuklir – untuk menjaga kepercayaan terhadap persediaan senjata nuklirnya. Uji coba terakhir dari lebih dari 1.000 uji coba yang dilakukan AS terjadi pada tahun 1992.

Perintah Trump bertepatan dengan pengumuman Presiden Rusia Vladimir Putin, yang melaporkan keberhasilan uji coba dua sistem nuklir canggih: rudal jelajah Burevestnik dengan jangkauan tak terbatas dan pesawat nirawak bawah air Poseidon.

Keduanya dilaporkan menggunakan reaktor nuklir kompak yang inovatif sebagai unit propulsi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!