Israel Bangun 1.000 Penghalang Baru di Tepi Barat Seiring Genosida Gaza

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 17:55 WIB
pagi setiap hari, mencegah mahasiswa pergi ke universitas dan orang-orang pergi bekerja."

Mohammad Shalatweh, seorang sopir taksi, mengatakan ini adalah bagian dari "strategi pendudukan untuk menggoyahkan rasa aman masyarakat."

Sementara itu, di Desa Sinjil, Eyad Jameel, seorang pemilik restoran, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa setiap kali putranya pergi ke kota utama, ia khawatir putranya tidak akan kembali.

Ia mengatakan otoritas Israel "tidak selalu membukanya, mereka hanya menutupnya dan menjebak semua orang."

Pasukan pendudukan Israel terkadang ditempatkan di penghalang, dengan beberapa gerbang juga dilengkapi dengan kamera pengawas.

Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!