Israel Bangun 1.000 Penghalang Baru di Tepi Barat Seiring Genosida Gaza

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 17:55 WIB
loading...
Israel Bangun 1.000...
Tentara Israel membangun penghalang jalan di Tepi Barat. Foto/X
A A A
TEL AVIV - Israel membangun hampir 1.000 penghalang baru di berbagai kota di Tepi Barat yang diduduki sejak memulai serangan genosida di Gaza dua tahun lalu. Data itu diungkap Washington Post.

Koran tersebut mengutip Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, badan pemerintah Palestina, yang menyatakan "916 gerbang, penghalang, dan tembok telah dipasang" sejak Oktober 2023.

Pada saat yang sama, serangan militer Israel juga meningkat, seiring dengan pembunuhan lebih dari 1.000 warga Palestina, menurut data Palestina.

Pada awal September, laporan tersebut menyatakan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan telah "mendokumentasikan pemasangan 18 gerbang" di Tepi Barat, beberapa di antaranya memblokir jalan yang menghubungkan bagian utara dan selatan wilayah yang diduduki.

Hal ini memaksa 3 juta warga Palestina "untuk mengambil jalan memutar yang panjang, dengan perjalanan 20 menit kini menjadi lebih dari satu jam."

Mengganggu Rasa Aman


Selain gerbang, rintangan lain seperti gundukan tanah besar dan blok beton juga ditempatkan di tengah jalan, "mencegah mobil melewatinya" serta membatasi kebebasan bergerak warga Palestina dan "akses ke layanan kesehatan dan pendidikan."

Meskipun penduduk mengatakan penghalang tersebut memiliki efek "merugikan" pada kehidupan mereka, militer Israel mengklaim penghalang tersebut dimaksudkan untuk "mengelola dan memantau" alih-alih membatasi orang, menurut laporan tersebut.

Seorang pemilik pusat kebugaran dari desa Deir Dibwan mengatakan, "Dalam situasi saat ini, semuanya telah terputus. Semuanya telah berhenti, dan orang-orang dilarang menghadiri pusat kebugarannya.”

Kamera Pengawas


Di desa Aboud, penduduk mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa gerbang masuk "ditutup antara pukul 6 pagi dan 9
pagi setiap hari, mencegah mahasiswa pergi ke universitas dan orang-orang pergi bekerja."

Mohammad Shalatweh, seorang sopir taksi, mengatakan ini adalah bagian dari "strategi pendudukan untuk menggoyahkan rasa aman masyarakat."

Sementara itu, di Desa Sinjil, Eyad Jameel, seorang pemilik restoran, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa setiap kali putranya pergi ke kota utama, ia khawatir putranya tidak akan kembali.

Ia mengatakan otoritas Israel "tidak selalu membukanya, mereka hanya menutupnya dan menjebak semua orang."

Pasukan pendudukan Israel terkadang ditempatkan di penghalang, dengan beberapa gerbang juga dilengkapi dengan kamera pengawas.

Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
13 Perwira Jabat Kapolsek...
13 Perwira Jabat Kapolsek Baru di Jabodetabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved