Putin Tes Poseidon Rusia, Drone Nuklir Bawah Laut yang Bisa Picu Tsunami Radioaktif 500 Meter

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:22 WIB
"Kemarin, uji coba lain dilakukan untuk sistem prospektif lainnya--perangkat bawah air tak berawak Poseidon, yang juga dilengkapi dengan unit tenaga nuklir," kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi saat mengunjungi rumah sakit militer yang merawat tentara Rusia yang terluka dalam perang di Ukraina.

Pemimpin Rusia tersebut mengatakan tidak ada cara untuk mencegat torpedo drone tersebut, yang menurutnya dapat melaju dengan kecepatan lebih tinggi daripada kapal selam konvensional dan mencapai benua mana pun di dunia.

Putin mengatakan tidak ada negara yang dapat menandingi kecepatan dan kedalaman penyelaman Poseidon, seraya menambahkan, "Kemungkinan besar hal serupa tidak akan muncul dalam waktu dekat."

Perangkat tersebut dapat beroperasi pada kedalaman lebih dari satu kilometer (0,6 mil) dan melaju dengan kecepatan hingga 70 knot tanpa terdeteksi, menurut sebuah sumber di kompleks industri militer Rusia yang dikutip oleh kantor berita negara TASS, Kamis (30/10/2025).

Pertama kali diuji pada tahun 2018, torpedo ini mampu membawa hulu ledak nuklir hingga dua megaton, kata sumber tersebut kepada TASS.

Trump sebelumnya mendesak Putin untuk fokus mengakhiri perangnya di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!