Ini 3 Strategi Israel Hapus Situs-situs Keagamaan Palestina
Senin, 14 September 2020 - 08:35 WIB
Untuk menghapus situs dan identitasnya, otoritas Israel menyatakannya sebagai bagian dari zona militer. Kelompok HAM tersebut menggambarkan zona-zona ini sebagai permukiman atau area untuk pelatihan militer, yang tidak dapat diakses oleh warga Palestina.
Machsom Watch mengungkapkan bahwa strategi lainnya adalah menambahkan situs-situs ini menjadi cagar alam yang diawasi oleh otoritas yang melindungi cagar dan situs keagamaan. (Baca: Ditutup untuk Muslim, Israel Izinkan Yahudi Masuki Masjid Ibrahimi )
Machsom Watch menegaskan bahwa dengan cara ini, situs suci Islam dan Palestina kehilangan identitas mereka karena menjadi tidak dikenal melalui penghentian kunjungan rutin.
Strategi ketiga, mengabaikan situs-situs suci yang tidak memiliki nama nabi yang disebutkan dalam Taurat, dan menginvestasikan dana hanya di situs-situs yang diklaim sebagai situs-situs Yahudi.
Machsom Watch, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Senin (14/9/2020), menegaskan bahwa otoritas Israel mengatur kunjungan rutin bagi orang Yahudi ke tempat-tempat ini, dengan dalih ziarah religius.
Machsom Watch mengungkapkan bahwa strategi lainnya adalah menambahkan situs-situs ini menjadi cagar alam yang diawasi oleh otoritas yang melindungi cagar dan situs keagamaan. (Baca: Ditutup untuk Muslim, Israel Izinkan Yahudi Masuki Masjid Ibrahimi )
Machsom Watch menegaskan bahwa dengan cara ini, situs suci Islam dan Palestina kehilangan identitas mereka karena menjadi tidak dikenal melalui penghentian kunjungan rutin.
Strategi ketiga, mengabaikan situs-situs suci yang tidak memiliki nama nabi yang disebutkan dalam Taurat, dan menginvestasikan dana hanya di situs-situs yang diklaim sebagai situs-situs Yahudi.
Machsom Watch, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Senin (14/9/2020), menegaskan bahwa otoritas Israel mengatur kunjungan rutin bagi orang Yahudi ke tempat-tempat ini, dengan dalih ziarah religius.
Lihat Juga :