Puji Indonesia Kuat, Trump: Negara-negara Timur Tengah Tawarkan Bantuan Perangi Hamas di Gaza

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:29 WIB
Pada hari Minggu, kesepakatan tersebut terancam ketika Israel melancarkan gelombang serangan udara yang menewaskan puluhan warga Palestina dan sepenuhnya menangguhkan masuknya bantuan ke Gaza setelah dua tentara Israel tewas di Rafah.

Israel menyalahkan Hamas atas pembunuhan pasukan tersebut, tetapi kelompok Palestina tersebut membantah keterlibatannya, menggarisbawahi bahwa insiden tersebut terjadi di wilayah yang dikuasai Israel.

Beberapa media AS melaporkan tentara Israel tewas setelah mereka menabrakkan persenjataan yang belum meledak.

Selain isu-isu sehari-hari yang mengancam gencatan senjata, tanda tanya terus menggantung atas masa depan jangka panjang Gaza, termasuk bagaimana wilayah tersebut akan diperintah.

Trump telah menekankan Hamas harus melucuti senjatanya, tetapi kelompok Palestina tersebut mengaitkan penyerahan senjatanya dengan pembentukan negara Palestina.

Pada hari Minggu, Trump mengatakan kepada Fox News bahwa tidak ada tenggat waktu yang pasti untuk pelucutan senjata Hamas.

Kemudian pada hari yang sama, wakil presidennya, JD Vance, yang saat ini sedang mengunjungi Israel, menyarankan agar pasukan internasional dikerahkan ke Gaza dan membangun “infrastruktur keamanan” sebelum Hamas melucuti senjatanya.

Baca juga: Wapres AS Vance Akui Tidak Tahu Siapa yang akan Kelola Gaza di Masa Depan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!