AS Tak Akan Kirim Rudal Tomahawk ke Ukraina, Trump Minta Perang Segara Dihentikan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:30 WIB
Dalam panggilan telepon tersebut, Putin disebut-sebut menekankan bahwa rudal Tomahawk – yang memiliki jangkauan untuk menargetkan kota-kota besar Rusia seperti Moskow dan St. Petersburg – tidak akan berdampak signifikan di medan perang. Namun, rudal tersebut akan merusak hubungan AS-Rusia, ujarnya.

Rudal Tomahawk memiliki jangkauan yang jauh lebih jauh daripada rudal lain yang dimiliki Ukraina saat ini.

Meskipun Trump telah meredam diskusi mengenai pengiriman rudal tersebut, ia tidak serta-merta mengesampingkannya.

Menjelang pertemuan di Gedung Putih pada hari Jumat, Zelensky tampaknya mengusulkan pertukaran drone Ukraina dengan rudal Tomahawk AS.

"Ukraina memiliki ribuan drone produksi kami, tetapi kami tidak memiliki Tomahawk," ujarnya.

"Mereka (AS) bisa memiliki ribuan drone kami, di situlah kami bisa bekerja sama."

Baca Juga: Pakistan Luncurkan Serangan Udara ke Afghanistan, Taliban Janji Balas Dendam

Zelensky memberikan pengarahan kepada para pemimpin Eropa secara virtual setelah pertemuannya dengan Trump. Para pemimpin tersebut menegaskan kembali "komitmen teguh mereka terhadap Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia yang sedang berlangsung."

Berbicara kepada para wartawan, pemimpin Ukraina tersebut menegaskan kembali keyakinannya pada keinginan Trump untuk mengakhiri perang, menambahkan "mengelola situasi di Timur Tengah juga sulit, dan presiden berhasil melakukannya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!