Pakistan Luncurkan Serangan Udara ke Afghanistan, Taliban Janji Balas Dendam

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:29 WIB
loading...
Pakistan Luncurkan Serangan...
Pakistan luncurkan serangan udara ke Afghanistan, Taliban berjanji membalas dendam. Foto/X/@PathanBhaiii
A A A
ISLAMABAD - Pakistan melancarkan serangan udara di Afghanistan, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melanggar gencatan senjata yang telah membawa dua hari relatif tenang di perbatasan setelah periode pertumpahan darah yang intensif. Gencatan senjata 48 jam tersebut menghentikan hampir seminggu bentrokan berdarah di perbatasan yang menewaskan puluhan tentara dan warga sipil di kedua belah pihak.

"Pakistan telah melanggar gencatan senjata dan mengebom tiga lokasi di provinsi Paktika" pada Jumat malam, seorang pejabat senior Taliban mengatakan kepada kantor berita AFP, yang berbicara dengan syarat anonim. "Afghanistan akan membalas."

Sepuluh warga sipil tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam serangan tersebut, seorang pejabat rumah sakit provinsi mengatakan kepada AFP dengan syarat anonim, menambahkan bahwa dua anak termasuk di antara korban tewas.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah serangan tersebut, seorang juru bicara pemerintah Afghanistan mengatakan bahwa para pejabat dari kedua negara akan mengadakan pembicaraan krisis di Doha pada hari Sabtu.

“Sesuai yang dijanjikan, negosiasi dengan pihak Pakistan akan berlangsung hari ini di Doha,” kata Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan.

Delegasi tingkat tinggi Afghanistan, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Mullah Muhammad Yaqoob, telah berangkat ke Doha, ujarnya.

Sementara itu, TV pemerintah Pakistan melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Khawaja Asif dan kepala intelijen Jenderal Asim Malik akan menuju Doha pada hari Sabtu untuk berunding dengan Taliban Afghanistan.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Dewan Kriket Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga pemain yang berada di wilayah tersebut untuk sebuah turnamen tewas dalam serangan udara terbaru bersama lima orang lainnya “dalam serangan pengecut yang dilakukan oleh rezim Pakistan” dan mengatakan tujuh lainnya terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved