Pernah Terlibat Pembunuhan Ribuan Warga Irak dan Afghanistan, Hamas Tolak Tony Blair Berperan di Gaza

Minggu, 12 Oktober 2025 - 08:15 WIB
Siaran publik Israel, Kan, pada hari Kamis menerbitkan salinan bocoran fase pertama perjanjian yang ditandatangani di Mesir, yang menyatakan perang akan "segera berakhir" setelah disetujui oleh Israel.

Trump diperkirakan akan mengunjungi Mesir pada akhir pekan untuk menghadiri upacara penandatanganan resmi, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Israel pada hari Senin.

Pada hari Kamis, kepala negosiator Hamas, Khalil al-Hayya, mengonfirmasi gerakan Palestina tersebut juga telah menyetujui perjanjian untuk mengakhiri perang.

Ia menambahkan Amerika Serikat dan mediator lainnya telah memberikan jaminan bahwa penandatanganan kesepakatan tersebut akan berarti perang "telah berakhir tanpa batas waktu".

Namun, serangan udara, tembakan artileri, dan tembakan senjata api Israel dilaporkan terjadi di Kota Gaza dan Khan Younis pada Jumat pagi. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Pasukan Israel juga melancarkan pengeboman di Gaza pada hari Kamis, setelah para mediator mengumumkan tercapainya kesepakatan, yang menewaskan delapan warga Palestina.

Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah antara Pakistan dan Afghanistan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!